Apa Saja Penyebab Menopause Dini Dan Cara Mengatasinya

Menstruasi yang terjadi pada wanita yang tidak teratur merupakan gejala dari Menopause dini, sehingga wanita yang mengalami hal tersebut akan merasa kurang percara diri bahkan putus asa karena akan dianggap orang lain kurang subur. Lalu apakah hal yang terjadi tersebut normal? Hal tersebut harus dilakukan investigasi terlebih dulu untuk memastikan lebih yakin sehingga dapat menimpulkan bahwa hal tersebut adalah menopause. Sebuah kondisi dimana wanita tidak merasakan kembali menstruasi merupakan kondisi dari wanita yang mengalami menopause. Umumnya hal tersebut terjadi pada wanita diusia lebih dari 50 tahun, oleh karenanya bila terjadi lebih dini menandakan ada penyebabnya yang mengakibatkan hal tersebut terjadi. Setelah mengetahui penyebabnya, maka dapat mengatasinya dengan beberapa cara, sehingga kondisi tubuh dan siklus kewanitaan tetap berjalan normal.

Menurut sumber www.healthywoman.org 56%wanita di Amerika mengalami menopause di usia 40 tahun. Jadi bagi Anda yang mengalami gejala menstruasi yang tidak teratur kemudian merasakan gejala seperti akan mengalami menopause dini, maka dapat memahami Beberapa penyebab terjadinya menopause dini berikut yang perlu diketahui sehingga dapat memastikan yang sedang Anda rasakan, antara lain:

1. Melakukan Masturbasi

Sering melakukan masturbasi merupakan salah satu penyebab menopause dini

Melakukan aktivitas ini memang menyenangkan karena Anda dapat mencapai puncak dari nikmatnya hubungan seksual walaupun menggunakan alat bantu sex. Namun dampaknya ternyata tidak baik karena akan membuat efek ketagihan untuk melakukan lagi.

2. Menghisap Rokok

Merokok bagi wanita dapat meyebabkan menopause dini

Gaya hidup yang modern membuat masyarakat saat ini menjadikan rokok sebagai pelengkap dalam membangun hubungan pertemanan dan persaudaraan. Akan tetapi dampaknya tidak baik pada kesehatan karena bila dilakukan terus menerus akan merusak sistem produksi hormon sehingga tidak stabil dimana dampak fatalnya adalah impotensi dan sebagainya.

3. Kurang berolahraga

Kurang berolahraga dapat menyebabkan menopause dini

Apapun kegiatan yang dilakukan mulai dari bekerja hingga menjadi pengusaha sebenarnya tidak dapat dijadikan alasan untuk Anda tidak melakukan olahraga. Ini dikarenakan dampaknya akan meluas tidak hanya menjadi penyebab menopause dini saja. Menurunnya libido pun akan terjadi bila kegiatan berolahraga tidak disempatkan dalam kesibukan yang Anda jalani.

4. Kurangnya Asupan Antioksidan

Kekurangan asupan antioksidan dalam tubuh dapat memicu terjadinya menopause dini

Makanan yang Anda konsumsi setiap harinya bila terlalu banyak jenis makanan cepat saji yang masuk dan kurang mengandung nutrisi, maka akan berakibat menurunnya daya tahan tubuh sehingga mudah lemas. Selain itu juga metabolisme tubuh pun akan terganggu karena adanya ketidakseimbangan hormon.

5. Tertekan atau Stress

Seringnya mengalami tekanan atau stress dapat memicu terjadinya menopause dini

Penyebab menopause dini ada kemungkinan dari tidak seimbangnya hormon dikarenakan stress yang dialami. Sehingga menyebabkan menstruasi berjalan tidak teratur bahkan pada sebagian wanita ada yang sempat tidak mengalami menstruasi.

Dari beberapa penyebab tersebut memang sebagian besar dari diri sendiri dan juga lingkungan sehingga memicu terjadinya menopause dini. Jika sudah mengalami hal tersebut umumnya gejala yang akan dirasakan oleh wanita seperti sulit untuk tidur, tubuh terasa lelah dan lemas, tidak memiliki hasrat untuk bercinta, hingga libido menurun dan sebagainya. Jika tidak segera diantisipasi akan sangat berbahaya khususnya bagi yang sudah berumah tangga akan mengakibatkan perceraian. Oleh karena itu jika sudah mengalami gejala tersebut segera untuk melakukan tindakan untuk mengantisipasinya agar tidak berlarut-larut. Seperti apa cara mengantisipasinya? Berikut uraiannya lebih jelas, antara lain :

1. Tidak Melakukan Masturbasi

Menopause dini dapat dicegah dengan tidak melakukan masturbasi

Walaupun menawarkan kenikmatan sesaat, namun jika membuat Anda tidak produktif sebaiknya tinggalkan. Karena selain mengganggu keseimbangan hormon sehingga berdampak pada tidak teraturnya hormone. Langkah awal adalah buat diri Anda lebih sibuk dari biasanya, dan buat agar Anda tidak memiliki waktu dalam keadaan sendirian, misalnya dengan mengikuti kegiatan yang bermanfaat seperti Fitness, kelas Tari dan masih banyak lagi. Jika memang tidak terlalu aktif, maka dapat menggunakan waktu Anda untuk mengobrol bersama teman-teman Anda.

2. Rajin Olahraga

Berolahraga dapat menurunkan resiko terjadinya menopause dini

Walaupun hanya melakukan aktivitas berjalan kaki atau lari hal tersebut merupakan wujud kegiatan berolahraga. Mulai dengan melakukannya setiap hari dengan aktivitas yang ringan seperti berjalan kaki, lalu bila sudah terbiasa tambah tantangannya dengan aktivitas lainnya seperti angkat beban dan lainnya. Bila tubuh sudah lelah dalam melakukan aktivitas tersebut, maka akan dilanjutkan dengan istrahat. Bila hal tersebut dilakukan secara rutin akan berdampak positif pada lancarnya aliran darah serta terhindar dari resiko menopause dini.

3. Perbanyak Konsumsi Makanan Kaya Antioksidan

Mengkonsumsi makanan yang kaya antioksidan dapat menurunkan terjadinya menopause dini

Makanan yang kaya antoksidan umumnya terdapat pada sayur-sayura dan buah-buahan. Dengan meningkatkan jumlah makanan tersebut dapat menjauhkan Anda dari resiko menopause dini. Kandungan vitamin dan mineral yang terdapat dalam jenis makanan tersebut kaya akan nutrisi sehingga dapat meminimalisir resiko penuaan dini yang notabene berjalan beriringan dengan terjadinya menopause. Beberapa jenis makanan yang dimaksud diantaranya seperti sayur bayam, brokoli, strawberry, anggur, hingga apel dan sebagainya.

4. Berhenti Merokok

Berhenti merokok dapat mengurangi terkena menopause dini

Keputusan untuk berhenti merokok akan sangat berdampak positif pada kesehatan tubuh Anda. Ini dikarenakan setiap batang rokok yang Anda hisap mengandung ribuan lebih kandungan bahan kimia berbahaya bagi tubuh yang dapat menghambat sirkulasi darah dalam tubuh. Sehingga dapat mengganggu kesuburan ovarium dan membuat siklus menstruasi tadak lancar. Dengan berhenti menghisap rokok akan melancarkan sirkulasi didaerah rahim sehingga menstruasi pun akan kembali teratur.

5. Kelola Stress Dengan Baik

Menopause dini dapat diantisipasi dengan cara mengelolah stress seperti yoga

Setiap orang hidup akan mengalami banyak masalah, bahkan dalam pekerjaan sekalipun, namun cara mengatasinya tentu dengan cara yang bijaksana dan tidak dibawa emosi. Dikarenakan bila terbawa emosi akan mempengaruhi psikologis dan juga secara hormonal. Alhasil juga akan membuat menstruasi tidak lancar. Perbanyak aktivitas olahraga termasuk yoga agar dapat menyeimbangkan pikiran dan hati.

6. Memperbanyak Asupan yang Kaya Akan Fitoestrogen

Memperbanyak asupan yang kaya dengan fitoestrogen dapat mengatasi menopause dini

Menjelang wanita mengalami menopause akan sejalan dengan menurunnya kadar hormon estrogen. Oleh karenanya untuk mencegah terjadinya menopause dini perbanyak makanan yang kaya akan biji-bijian seperti kacang kedelai, buncis, gandum dan sebagainya. Dengan mengkonsumsi jenis makanan tersebut akan menghindarkan dari resiko terjadinya menopause dini.

Penyebab dan cara pencegahan dari menopause dini tersebut memang sedikit berat dilakukan khususnya bagi yang gaya hidupnya merupakan seorang perokok aktif. Selain akan terasa canggung ketika berkumpul bersama teman-teman dilingkungan juga akan merasa canggung dan aneh. Hal tersebut merupakan hal yang wajar karena untuk mendapatkan manfaat dari memulai gaya hidup yang baru membutuhkan sedikit pengorbanan. Harapannya setiap wanita yang merasa akan menopause dini dapat menerapkan langkah pencegahan tersebut sehingga terbebas dari rasa khawatir yang berlebihan akibat tidak teraturnya siklus menstruasi yang terjadi.

Ibu Nur

Nur khairi, S.si, M.si, Apt (Ibu Nur) Seorang dosen perguruan tinggi Farmasi, aktif menulis di DOKTERKU.co.id dan memiliki beberapa website seperti : DuniaDiet.com, PasanganBahagia.com & PanduanJerawat.com.