Tips Pengobatan Luka yang Aman dan Efektif

Luka merupakan suatu keadaan kulit tubuh manusia yang terkelupas akibat benda tajam atau gesekan yang kuat sehingga menimbulkan rasa nyeri dan perih. Pengobatan luka harus segera dilakukan ketika seseorang mendapatkan luka. Luka ringan atau luka kecil bisa sembuh dan kering dalam jangka waktu yang cukup singkat. Luka akan mengering dan menutup kembali dengan sempurna dalam jangka waktu beberapa hari saja. Namun jika kondisi luka cukup berat atau area luka cukup luas perlu penanganan khusus untuk membuat luka menjadi cepat kering dan tertutup kembali dengan lapisan kulit baru.

Pengobatan luka yang segera dilakukan akan meminimalisir terjadinya infeksi pada luka. Infeksi yang terjadi pada luka akan memperparah keadaan luka dan akan lebih sulit lagi untuk disembuhkan dalam waktu dekat. Umumnya pengobatan luka dilakukan dengan sederhana mulai dari mencuci luka dengan air mengalir pengobatan luka dengan mengunakan antiseptic atau pengobatan luka dengan menggunakan bahan-bahan alami.

Berikut ini penanganan pengobatan luka yang dapat dilakukan untuk mencegah infeksi pada luka dan aman serta efektif untuk mempercepat proses penyembuhan luka.

1. Mencuci Luka

Tahap awal pengobatan luka yaitu Mencuci Luka

Cara pengobatan luka pertama yang harus dilakukan ketika pertama kali mendapatkan luka ialah mencuci luka atau mengaliri luka dengan air bersih. Hal ini dilakukan guna membersihkan luka dari kotoran atau debu yang mungkin menempel pada luka. Lakukan pertolongan pertama pada luka ini pada saat luka baru saja terjadi. Mungkin akan terasa agak perih untuk luka yang memiliki area cukup besar.

2. Sterilkan Luka Menggunakan Rivanol

Pengobatan Luka dengan menggunakan rivanol

Rivanol digunakan untuk menghambat pertumbuhan kuman pada luka. Hal ini sangat penting dilakukan sebagai salah satu penanganan yang paling mendasar untuk mencegah luka menjadi semakin parah. Selain itu rivanol juga akan menghindari luka dari kemungkinan terjadinya infeksi luka.

3. Hindari Tetesan Air Ketika Luka Telah Diobati

Hindari tetesan air ketika luka telah diobati

Ketika luka telah diobati atau ditangani dengan menggunakan antiseptik hindari luka dari kontak dengan air. Jika luka terkena air akan menjadi basah dan agak sulit untuk mengering. Selain itu air juga mengandung zat-zat yang membuat proses penyembuhan dan pengobatan luka menjadi tidak efesien.

4. Hindari Menutup Luka Terlalu Rapat

Pengobatan luka yang ke 4 adalah jangan menutup luka terlalu rapat

Menutup luka dengan tujuan untuk menghindari luka dari kuman dan bakteri serta zat-zat yang dapat memperlambat proses pengobatan luka memang sangat efektif dilakukan. Namun jika luka ditutup terlalu rapat justru akan menimbulkan masalah lain pada luka. Luka yang terlalu rapat ditutup dalam waktu yang cukup lama akan membuat luka mengeluarkan nanah karena tidak memiliki ruang untuk mendapatkan udara yang dapat mengeringkan luka.

Diatas merupakan tahapan-tahapan pengobatan luka yang aman dan efektif untuk mempercepat proses penyembuhan luka. Namun jika tahapan diatas sulit dilakukan karena tidak adanya antiseptic yang dapat digunakan untuk mengeringkan luka dengan cepat dan untuk menghindari luka dari kuman dan bakteri berikut beberapa bahan alami yang dapat digunakan untuk pengobatan luka. Bahan-bahan alami berikut sudah digunakan oleh nenek moyang kita pada zaman dulu sebelum maraknya menggunakan antiseptik dalam penanganan pertama pada luka. Dari dulu hingga kini bahan-bahan alami dibawah ini sangat diyakini dapat bekerja dengan efektif untuk menyembuhkan luka.

1. Madu

Madu merupakan bahan alami yang sangat sering digunakan dan dijadikan sebagai pilihan pertama sebagai bahan alami untuk pengobatan luka. Para peneliti sudah membuktika bahwa kandungan antioksidan, vitamin, asam amino dan juga mineral yang ada dalam madu mampu menyembuhkan luka dengan sangat efektif. Selain itu zat dan senyawa tersebut juga dapat membunuh bakteri dan jamur yang menginfeksi luka. Dengan begitu pemilik luka tidak perlu khawatir akan luka yang semakin parah karena tidak diberikan anti septic untuk pertolongan pertama pengobatan luka.

2. Minyak Pohon Teh

Banyak penelitian dilakukan untuk menguji kebenaran khasiat dan manfaat dari minyak pohon teh. Dan hasil yang diperoleh pun cukup memuaskan para peneliti yang menyatakan bahwa minya pohon tek sangat efisien dan efektif digunakan untuk menyembuhkan luka. Tidak hanya itu para peneliti juga menyatakan minyak pohon teh akan mengurangi peradangan dengan sangat baik. Lakukan pengobatan ini secara rutin dan teratur agar luka dapat dengan mudah mengering dan cepat sembuh serta bekas luka tertutupi dengan sempurna dengan lapisan kulit yang baru.

3. Minyak Lavender

Minyak lavender memiliki aroma khas yang cukup wangi dan segar dihirup. Selain dapat digunakan untuk mengusir nyamuk, minyak lavender juga dapat digunakan sebagai bahan alami untuk pengobatan luka. Banyak masyarakat yang sudah meyakini bahwa minyak lavender sangat efektif digunakan untuk mempercepat proses penyembuhan luka. Penderita luka dapat mengoleskannya dengan rutin untuk mempercepat proses penyembuhan.

4. Jahe

Jahe sangat diyakini mampu mengatasi permasalahan kesehatan dalam tubuh manusia. Senyawa-senyawa dan zat baik yang terkandung dalam jahe memiliki khasiat dan manfaat yang sangat baik untuk tubuh. Jahe sangat diyaniki masyarakat dalam menangani masalah angin seperti kedinginan dan masuk angin karena sifatnya yang sangat hangat ketika dijadikan sebagai minuman. Selain itu jahe juga dapat dengan efektif membantu proses pengobatan luka baik itu luka ringan ataupun luka yang cukup berat. Cara pengobatan nya pun terbilang cukup mudah hanya dengan memarut atau menghaluskan jahe kemudian balurkan jahe yang sudah dihancurkan kepada luka kemudian tutup atau bungkus luka dengan menggunakan perban. Jahe akan dengan mudah mengatasi peradangan sehingga akan membuat luka cepat mengering dan sembuh.

Ketika seseorang mengalami luka dengan segera harus dilakukan penanganan pengobatan luka agar luka yang terbuka tidak mengalami infeksi karena kuman dan bakteri. Hindari menekan dan menutupi luka dengan sangat rapat agar luka cepat kering dan sembuh. Ganti perban atau penutup luka secara rutin agar luka tidak memiliki infeksi lain akibat penggunaan penutup yang tidak pernah diganti. Meskipun tidak memiliki obat anti septic di tempat seseorang mendapatkan luka, tidak ada alasan untuk tidak menanganinya dengan baik. Kita dapat dengan mudah menemukan bahan-bahan alami yang dapat digunakan untuk menyembuhkan luka dan mengatasi peradangan pada luka.

Rahmi, S.Kep

Seorang sarjana muda, aktif menulis di dokterku.co.id dan fokus menjadi konsultan masalah kewanitaan dan kecantikan.