Author: Faridah Hasna

  • Kegunaan Zat Besi untuk Anak, Rencana Edukasi juga Pemeriksaan Digelar

    Kegunaan Zat Besi untuk Anak, Rencana Edukasi juga Pemeriksaan Digelar

    Dokterku.co.id – JAKARTA – Alfamidi bekerja sejenis dengan SGM Eksplor mengatur kegiatan corporate social responsibility (CSR) Keluarga Baik Alfamidi di kegiatan Edukasi Kesejahteraan Anak bertajuk “Cegah Kekurangan Zat Besi pada si Kecil”. Acara berlangsung beberapa hari lalu dalam gerai Alfamidi Super Teluk Naga, Tangerang.

    Kegiatan sosial ini bertujuan untuk mengedukasi mengenai pentingnya pencegahan kekurangan Zat Besi pada anak juga cara menjaga kemampuan fisik anak sejak dini. Selain edukasi, berbagai aktivitas juga Alfamidi hadirkan pada kegiatan ini, di tempat antaranya cek kondisi tubuh serta pemantauan meningkat kembang anak. Menariknya, salah satu metode pengecekan menggunakan Kalkulator Zat Besi yang tersebut diinisiasi oleh SGM Eksplor.

    Siti Hanifah selaku Ahli Gizi menjelaskan, “Saat ini sejumlah orang tua yang dimaksud masih belum memahami serta menganggap kondisi kekurangan zat besi bukanlah hal yang dimaksud penting bagi anak, padahal dampaknya sangat berpengaruh pada kognitif anak kedepannya. Jika dibiarkan, kekurangan zat besi pada anak dapat menghambat perkembangan daya pikir anak seperti fokus serta terlibat belajar yang mana nantinya berpengaruh pada menurunnya kualitas hidup anak. Faktanya, ketika ini 1 dari 3 anak Indonesia masih mengalami kekurangan zat besi. Beberapa faktor menjadi pemicu kondisi kekurangan zat besi seperti kurangnya konsumsi makanan yang mengandung zat besi kemudian penyerapan zat besi yang tersebut buruk. Untuk itu penting menjamin anak-anak mendapatkan asupan zat besi yang dimaksud cukup melalui makanan yang tersebut kaya akan zat besi seperti daging, ikan, telur, atau sayuran hijau. Jika diperlukan atau disarankan oleh dokter anak, susu peningkatan dapat menjadi salah satu sumber tambahan gizi untuk menjaga dari kekurangan zat besi pada anak-anak. Di sisi lain, orang tua juga perlu melakukan skrining kekurangan zat besi atau konsultasi ke tenaga ahli sebagai salah satu pencegahan kekurangan zat besi pada anak”.

    Retriantina Marhendra, Corporate Communication Manager Alfamidi mengatakan, acara edukasi mengenai pencegahan kekurangan zat besi pada anak ini adalah bentuk komitmen Alfamidi pada memperkuat kondisi tubuh keluarga Indonesia.

    “Alfamidi secara berpartisipasi ingin berkontribusi di menyokong pemerintah untuk ciptakan Generasi Emas 2045. Kami percaya bahwa hal ini perlu dilaksanakan dengan kolaborasi multipihak di memberikan edukasi seputar nutrisi lalu kebugaran sehingga jangkauan orang yang mana terdampak semakin besar. Melalui kolaborasi sama-sama SGM Eksplor pada kegiatan ini, kami berharap acara ini memberikan dampak positif bagi para orang tua di mengurus gizi anak-anak mereka,” ucap Retriantina.

    Anggi Septie Morika, Head of Brand SGM Eksplor menjelaskan bahwa “Kami menyambut baik kolaborasi dengan Alfamidi untuk terus memenuhi kecukupan zat besi anak Indonesia. SGM Eksplor terus berikrar untuk menyokong generasi progresif Indonesia sejak 1954 dengan menyediakan barang nutrisi berkualitas juga inovatif. SGM Eksplor, satu-satunya susu

    pertumbuhan dengan IronC, kombinasi unik zat besi kemudian vitamin c yang mana tebukti bantu penyerapan zat besi 2X lipat. SGM Eksplor juga menghadirkan Kalkulator Zat Besi, alat interaktif digital yang digunakan dirancang untuk memberi indikasi non-medis terkait kecukupan zat besi si Kecil. Harapannya orang tua sanggup melakukan cek mandiri kecukupan zat besi si Kecil secara berkala kemudian sedini mungkin.”

    Alfamidi serta SGM Eksplor berikrar untuk terus menyelenggarakan kegiatan mirip yang digunakan bermanfaat bagi keluarga Indonesia, khususnya pada membantu meningkat kembang anak Indonesia. Rencana Edukasi Keluarga Seimbang juga akan dilakukan dengan beragam tema berbeda setiap bulannya sepanjang 2025 di area 11 cabang Alfamidi seluruhIndonesia.

  • Manfaat Air Murni ketika Puasa, Bersihkan Tubuh juga Jaga Bidang Kesehatan

    Manfaat Air Murni ketika Puasa, Bersihkan Tubuh juga Jaga Bidang Kesehatan

    Dokterku.co.id – JAKARTA – Puasa pada bulan Ramadan tidaklah cuma sebagai ibadah, tetapi juga bermanfaat untuk detoksifikasi tubuh. Selama berpuasa, tubuh memerlukan hidrasi yang dimaksud cukup untuk menggalang proses penyaringan darah lalu pembuangan racun oleh ginjal. Salah satu cara terbaik untuk menjaga kebugaran tubuh adalah dengan rutin mengonsumsi air murni ketika sahur serta berbuka.

    Air murni seperti Amidis, yang mana miliki Total Dissolved Solids (TDS) 0 ppm dan juga dihasilkan melalui proses multifiltrasi juga pemanasan dalam menghadapi 100 derajat Celsius, dapat menjadi pilihan yang dimaksud baik. Proses pemurnian ini membantu menghilangkan mineral, bakteri, partikel berbahaya, lalu virus dari air.

    Commercial Director PT Amidis Tirta Mulia Susilo Gunadi menekankan pentingnya konsumsi air murni selama Ramadan untuk menjaga kemampuan fisik tubuh.

    Ia menyarankan agar publik mengonsumsi 2 hingga 2,5 gelas air murni pada waktu sahur juga berbuka untuk menjaga hidrasi. Selain itu, konsumsi makanan sehat yang dimaksud kaya serat dan juga vitamin juga penting selama berpuasa.

    “Selama bulan puasa kita tidak ada semata-mata memperbaiki diri, membersihkan hati dari hal-hal negatif tetapi juga detoksifikasi tubuh dengan memberikan asupan air yang digunakan telah dimasak yang tersebut baik bagi kesehatan,” kata Susilo di keterangan persnya.

    Amidis sekarang tersedia di area Alfamidi pada berbagai kota di area Indonesia, juga informasi lebih lanjut lanjut dapat diakses melalui akun Instagram @amidisIndonesia.

  • Perut Buncit Bukan Tanda Kesuksesan, Waspadai Penuaan Otak

    Perut Buncit Bukan Tanda Kesuksesan, Waspadai Penuaan Otak

    Dokterku.co.id – JAKARTA – Perut buncit tidak ada hanya sekali sekadar lemak berlebih pada sekitar perut, tetapi rentan terhadap permasalahan kemampuan fisik terkait obesitas kemudian sebuah studi baru menunjukkan bahwa perut buncit juga dapat menjadi tanda penuaan otak.

    Dikutip Newsweek, salah satu peneliti Dr. Yoshinori Takei mengungkap bahwa perut buncit dengan jenis lemak perut tertentu, yang tersebut disebut lemak visceral, memainkan peran yang digunakan mengejutkan di kondisi tubuh otak.

    Lemak ini mengurangi protein yang disebut CX3CL1, yang pada gilirannya membantu menghasilkan kembali faktor neurotropik yang berasal dari otak (BDNF)—protein yang tersebut membantu sel-sel saraf bertahan hidup juga tumbuh.

    Waspadai Perut Buncit

    Ahli gastroenterologi Dr. Shawn Khodadadian, menjelaskan bahwa perut buncit tumbuh ketika lemak berlebih menumpuk dalam area perut, yang tersebut menyebabkan perut menonjol. Ia berbagi alasan utama dalam balik hal ini serta bagaimana hal itu dapat dikurangi.

    “Kortisol tinggi dari stres kronis dapat meningkatkan penyimpanan lemak, dan juga testosteron rendah pada pria lalu pembaharuan estrogen terkait menopause pada wanita. Gas, sembelit, dan juga retensi cairan juga dapat menyebabkan perut tampak lebih tinggi besar dan juga berkontribusi pada penampilan perut buncit,” tuturnya.

    Dr. Yoshinori Takei serta rekan-rekannya menemukan bahwa, pada tikus muda, hubungan lemak-otak ini bekerja dengan lancar, membantu menjaga kemampuan fisik kognitif yang dimaksud baik. Namun seiring bertambahnya usia tikus, jaringan lemak mereka memunculkan tambahan sedikit protein yang membantu sistem kekebalan tubuh melawan infeksi juga peradangan (CX3CL1), yang mana menyebabkan kadar BDNF yang dimaksud lebih besar rendah, protein di tempat otak yang tersebut membantu sel-sel saraf bertahan hidup serta tumbuh.

    Karena BDNF dikaitkan dengan daya ingat lalu keterampilan berpikir pada orang dewasa yang mana lebih banyak tua, penurunan ini dapat menyebabkan penurunan kognitif seiring bertambahnya usia. Yang menggembirakan, memulihkan kadar CX3CL1 telah lama terbukti meningkatkan fungsi otak pada tikus yang dimaksud menua.

    “Karena hipokampus adalah bagian otak yang tersebut bertanggung jawab untuk pembentukan daya ingat kemudian kemampuan fisik mental, kekurangannya dapat diamati pada pasien dengan penyakit Alzheimer lalu pada pasien dengan gangguan depresi mayor. Selain itu, telah dilakukan dilaporkan bahwa ekspresi BDNF otak yang tersebut lebih tinggi tinggi dikaitkan dengan penurunan kognitif yang tersebut lebih banyak lambat pada orang dewasa yang lebih tinggi tua,” tuturnya.

    Bagaimana Perut Buncit Dikaitkan Penuaan Otak?

    Jaringan adiposa visceral berperan pada mempertahankan kadar faktor neurotropik yang tersebut berasal dari otak (BDNF), yang mana penting untuk fungsi otak dan juga kelangsungan hidup neuron. Namun, kemampuan lemak visceral untuk memengaruhi ekspresi BDNF mengecil seiring bertambahnya usia. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun lemak visceral kemungkinan besar memiliki efek pemeliharaan pada kebugaran otak, efek ini melemah seiring waktu, yang digunakan berpotensi berkontribusi pada penurunan kognitif terkait usia.

    “Kelebihan lemak perut, teristimewa lemak visceral (lemak yang mana disimpan sangat jauh di dalam pada perut dalam sekitar organ), sangat terkait dengan penuaan otak melalui berbagai mekanisme biologis. Lemak visceral melegakan material kimia pro-inflamasi (sitokin, dll.) yang dimaksud dapat merusak sel-sel otak. Lebih jauh, penelitian sudah menunjukkan bahwa orang dengan lebih lanjut banyak lemak perut miliki ukuran otak yang lebih banyak kecil teristimewa di tempat area yang tersebut terkait dengan memori juga pengambilan keputusan,” kata Dr. Shawn Khodadadian.

    Cara Mengecilkan Perut Buncit

    Untuk mengecilkan perut buncit, seseorang harus memperbaiki pola makannya dengan mengempiskan gula juga karbohidrat olahan, seperti roti putih kemudian nasi. Dr. Shawn Khodadadian menyarankan untuk meningkatkan asupan protein lalu minum banyak air untuk menurunkan kembung juga meningkatkan metabolisme.

  • Tips Berpuasa bagi Penderita Diabetes, Pastikan Gula Darah Terkontrol

    Tips Berpuasa bagi Penderita Diabetes, Pastikan Gula Darah Terkontrol

    Dokterku.co.id – JAKARTA – Berpuasa di dalam bulan Ramadan merupakan hal yang dimaksud wajib dijalankan oleh umat Muslim. Meski harus dilakukan, ada beberapa kondisi tertentu yang mana memperbolehkan seseorang untuk tidaklah berpuasa.

    Di antaranya mereka itu yang mana mengalami beberapa penyakit, termasuk hiperglikemia . Tapi, apakah penderita hiperglikemia benar-benar tidak ada boleh menjalankan ibadah puasa?

    Wakil Menteri Bidang Kesehatan Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, mengungkap ada beberapa kondisi diabetes mellitus yang mana perlu dipahami apakah mereka itu boleh berpuasa atau tidak.

    “Penderita penyakit gula itu dibagi menjadi tiga golongan, merek yang tersebut boleh berpuasa seperti orang yang tidaklah kena diabetes, dia yang harus berkonsultasi lalu disesuaikan jenis dan juga pemakaian obatnya kemudian merek yang mana bukan boleh berpuasa,” ungkap Wamen Dante di akun Instagram miliknya, @dante.herbuwono, disitir Hari Sabtu (8/3/2025).

    Wamen Dante mengungkapkan tidak ada semua kondisi penyakit gula tak diperbolehkan puasa. Ada beberapa ketentuan pasien penyakit gula boleh berpuasa di tempat bulan Ramadan.

    Salah satu syaratnya ialah kondisi gula darahnya yang mana terkontrol tanpa pengaplikasian obat ataupun dengan dosis yang mana rendah.

    “Yang (boleh berpuasa) terkontrol gula darahnya, tanpa menggunakan obat. Jadi gula darahnya bagus dengan diet kemudian olahraga,” ucap Wamenkes Dante.

    “Tipsnya adalah tetap saja golongan sulfonilurea diminum pada waktu beebuka puasa, jadi tak ketika sahur supaya tidak ada terjadi gula darahnya turun,” tambahnya.

  • Cegah Migrain pada waktu Puasa, Begini 5 Cara Menjalani Ramadan dengan Nyaman

    Cegah Migrain pada waktu Puasa, Begini 5 Cara Menjalani Ramadan dengan Nyaman

    Dokterku.co.id – JAKARTA – Puasa di area bulan Ramadan merupakan ibadah yang dimaksud penuh berkah, namun bagi sebagian orang, inovasi pola makan kemudian tidur dapat memicu migrain. Kondisi ini mengganggu kenyamanan ketika menjalankan puasa.

    Meskipun praktik ini mempunyai nilai spiritual yang dimaksud tinggi, menjaga kondisi tubuh fisik selama berpuasa juga merupakan hal yang tersebut penting agar ibadah masih dapat dijalani dengan baik juga tanpa gangguan kesehatan. Termasuk risiko migrain.

    Beberapa faktor seperti dehidrasi, gula darah rendah, penghentian konsumsi kafein, gangguan pola tidur, juga stres dapat menjadi pemicu utama munculnya migrain ketika berpuasa. Oleh sebab itu, diperlukan strategi yang tepat agar puasa masih nyaman juga tiada menyebabkan gangguan kesehatan.

    Berikut cara menjalani puasa Ramadan dengan nyaman tanpa migrain dilansir dari Times of India, Mingguan (9/3/2025).

    Cegah Migrain pada waktu Puasa, Begini 5 Cara Menjalani Ramadan dengan Nyaman

    1. Dehidrasi

    Salah satu pemicu utama migrain pada waktu berpuasa adalah dehidrasi, yang dimaksud terjadi akibat kurangnya asupan cairan selama periode puasa. Kurangnya air di tubuh dapat memicu sakit kepala hebat, khususnya apabila seseorang tidaklah mengonsumsi cukup cairan ketika sahur serta berbuka.

    Oleh oleh sebab itu itu, penting untuk menegaskan tubuh masih terhidrasi dengan meminum air di jumlah keseluruhan yang tersebut cukup selama waktu berbuka hingga sahur. Hindari konsumsi minuman manis berlebihan atau berkafein lantaran dapat menyebabkan efek diuretik yang tersebut justru mempercepat kehilangan cairan tubuh.

    2. Kadar Gula Darah Rendah

    Selain dehidrasi, penurunan kadar gula darah juga menjadi faktor utama faktor migrain ketika berpuasa. Saat tubuh tak mendapatkan asupan makanan pada waktu yang tersebut lama, kadar gula darah dapat turun drastis, yang digunakan kemudian memicu sakit kepala dan juga kelelahan.

    Untuk mengatasi hal ini, disarankan untuk mengonsumsi makanan yang digunakan dapat menjaga kadar gula darah tetap memperlihatkan stabil, seperti karbohidrat kompleks, protein, dan juga lemak sehat. Makanan dengan indeks glikemik rendah seperti oat, nasi merah, ubi, sayuran hijau, kemudian kacang-kacangan dapat membantu menjaga energi lebih tinggi lama juga menurunkan risiko migrain akibat gula darah rendah.

  • Ternyata Ambil Darah untuk Pemeriksaan Bidang Kesehatan Tidak Membatalkan Puasa Ramadan

    Ternyata Ambil Darah untuk Pemeriksaan Bidang Kesehatan Tidak Membatalkan Puasa Ramadan

    Dokterku.co.id – KOTABARU – Puasa Ramadan mengakibatkan berbagai khasiat bagi kesehatan, termasuk detoksifikasi tubuh serta meningkatkan kontrol gula darah. Namun, bagi merekan yang dimaksud miliki riwayat permasalahan ginjal, berpuasa dapat menjadi tantangan tersendiri. Ginjal berperan penting pada menyaring racun serta menjaga keseimbangan cairan tubuh, sehingga inovasi pola makan lalu hidrasi selama puasa dapat memengaruhi fungsi ginjal.

    Ketika tubuh tidak ada mendapatkan asupan cairan selama lebih besar dari 12 jam, ginjal harus bekerja lebih lanjut keras untuk mempertahankan keseimbangan elektrolit. Kondisi ini bisa saja berisiko bagi penderita penyakit ginjal kronis, hipertensi, atau diabetes.

    Bagi Anda yang digunakan tetap memperlihatkan ingin menjalankan ibadah puasa dengan aman, berikut beberapa tips yang dapat diterapkan:

    ♦ Konsumsi cukup cairan ketika sahur juga berbuka untuk menjaga dari dehidrasi.

    ♦ Kurangi asupan garam juga makanan tinggi protein agar ginjal bukan bekerja terlalu berat.

    ♦ Hindari konsumsi minuman berkafein yang dimaksud dapat meningkatkan produksi urine.

    ♦ Jika mengalami tanda-tanda gangguan ginjal, segera konsultasikan dengan dokter.

    Agar puasa masih berjalan lancar tanpa membahayakan kemampuan fisik ginjal, sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan fungsi ginjal terlebih dahulu untuk menegaskan kondisi kondisi tubuh secara menyeluruh. Perlu diketahui bahwa pengambilan darah untuk pemeriksaan tiada membatalkan puasa, sehingga Anda tetap saja dapat menjalani ibadah dengan tenang sambil menjaga kemampuan fisik ginjal.

    Untuk menjamin kebugaran ginjal Anda selama Ramadan, Prodia menyediakan nilai khusus paket pemeriksaan ginjal lengkap sebagai ProHealthy Kidney 1, 2, lalu 3, juga Cystatin-C yang digunakan dapat membantu Anda mengetahui kondisi ginjal secara akurat. Dengan teknologi laboratorium terkini dan juga tenaga medis profesional, Prodia berikrar membantu Anda menjalani puasa dengan lebih besar sehat serta aman.

    Jangan tunggu hingga muncul gejala! Jadwalkan pemeriksaan ginjal kemudian medical check-up Anda sekarang melalui program U by Prodia kemudian Kontak Prodia melalui layanan WhatsApp 0855 1500 830 atau call center 1500 830. Jalani Ramadan dengan tenang dan juga penuh berkah.

  • Sosialisasi Nutrisi Seimbang, Anak Sekolah Diajarkan Kepentingan Protein Hewani

    Sosialisasi Nutrisi Seimbang, Anak Sekolah Diajarkan Kepentingan Protein Hewani

    Dokterku.co.id – JAKARTA – So Nice, salah satu brand dari Japfa Food, entitas perusahaan hilir dari JAPFA, perusahaan agri-food penyedia protein hewani berkualitas dan juga terjangkau, mengatur inisiatif Zona Main So Nice-Jagoannya Jajanan Protein pada 380 Sekolah di tempat Jawa lalu Bali. Proyek ini diselenggarakan sebagai wujud komitmen Japfa Fooduntuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya mengonsumsi protein hewani bagi anak-anak melalui jajanan berprotein hewani. Rencana ini akan dijalankan pada semester 1 tahun 2025.

    Saat ini Indonesia masih menghadapi permasalahan gizi yang dimaksud signifikan yakni rendahnya asupan protein hewani di area kalangan anak-anak. Berdasarkan data, lebih banyak dari 80% anak dan juga remaja Indonesia mengalami defisit protein hewani. Oleh oleh sebab itu itu, diperlukan inisiasi pergerakan edukasi sejak dini yang melibatkan anak, orang tua dan juga guru dalam sekolah. Mengingat pentingnya konsumsi protein hewani untuk meningkat kembang lalu menggalang aktivitas sehari-hari mereka, kegiatan edukasi ini perlu dijalankan secara berkesinambungan.

    Prof. Dr. Ir. Epi Taufik, S.Pt, MVPH, MSi, IPM, Tim Dewan Pakar Badan Gizi Nasional menjelaskan, “Protein hewani berperan penting pada menjaga fungsi kekebalan tubuh, struktur sel dan juga proses bertambah kembang anak. Selain miliki komposisi asam amino esensial yang mana lebih banyak lengkap, protein hewani miliki biological value juga net protein utilization (NPU) yang sangat lebih banyak tinggi dibandingkan protein nabati, sehingga jumlah agregat protein yang dimaksud diserap juga dipergunakan oleh tubuh untuk pemeliharaan sel-sel kemudian peningkatan juga lebih tinggi tinggi. Kekurangan protein hewani dapat menyebabkan gangguan perkembangan (stunting), lemahnya sistem imun, juga rendahnya konsentrasi belajar.”

    “Edukasi tentang pentingnya protein hewani dapat membantu menghindari malnutrisi lalu meningkatkan kualitas kebugaran anak. Orang tua juga guru dapat bekerja sejenis untuk menciptakan lingkungan yang dimaksud mengupayakan konsumsi makanan sehat di tempat rumah serta sekolah. Termasuk di tempat dalamnya mengenai pemilihan makanan kemudian jajanan yang mana mengandung protein hewani,” tambah Prof. Dr. Ir. Epi Taufik, S.Pt, MVPH, MSi, IPM

    Memahami besarnya tantangan di mengedukasi pentingnya memilih jajanan berprotein hewani, PT So Good Food berjanji untuk menyelenggarakan edukasi pada tingkat sekolah dasar, dan juga melibatkan guru dan juga orang tua untuk berperan terlibat pada memberikan pengetahuan untuk anak-anak mengenai pentingnya mengonsumsi protein hewani.

    Pritha, Chief Marketing Officer PT So Good Food menyampaikan, “Kami menyadari ketika ini Indonesia masih menghadapi permasalahan gizi, khususnya kekurangan asupan protein hewani pada anak-anak, dimana salah satu penyebabnya adalah kurangnya pengetahuan warga tentang hal tersebut. Untuk itu, tahun ini kami menghadirkan “ZONA MAIN SO NICE–JAGOANNYA JAJANAN PROTEIN” yang digunakan mengedukasi anak-anak dengan cara seru, sehingga dapat dipahami dengan baik oleh anak-anak. Secara holistik fun education ini akan melibatkan guru kemudian orang tua, sehingga tidaklah hanya saja anak yang mana mengerti tentang pentingnya protein hewani namun juga didukung oleh orang tua kemudian gurunya.”

    Arief Tirtana, S.Pd, Guru kemudian Content Creator mengatakan, “Di era sekarang, menyampaikan edukasi untuk anak memerlukan pendekatan yang lebih besar kreatif lalu menantang. Mereka tidaklah belaka butuh informasi, tetapi juga pengalaman yang menyenangkan kemudian mengesankan. Ketika belajar menjadi sebuah petualangan yang mana seru, mereka itu akan lebih besar mudah mengingat juga memahami. Sebagai pendidik, kita harus dapat beradaptasi dengan dunia mereka, menciptakan interaksi yang dimaksud penuh warna, serta menjadikan setiap pelajaran tidaklah hanya saja sebuah kewajiban, tetapi juga sebuah kesenangan yang digunakan tak terlupakan.”

    Pritha menambahkan, “Memahami bahwa edukasi untuk anak usia Sekolah Dasar memerlukan cara penyampaian yang digunakan menarik, kami menciptakan berbagai permainan seru yang mana dapat dimainkan oleh berbagai siswa seperti permainan ular tangga. Anak-anak akan diajak belajar serta bermain sehingga instruksi yang mana ingin disampaikan dapat diingat dengan baik. Selain mengedukasi mengenai pentingnya protein hewani, permainan ini juga dapat melatih kerjasama, komunikasi, fair play, juga solidaritas. Permainan ini kami berikan untuk sekolah sehingga masih dapat terus dimanfaatkan untuk anak-anak bermain bersama.”

    “Kami ingin menghadirkan pembaharuan nyata di pola makan anak-anak Indonesia dengan menyediakan pilihan jajanan yang mengandung protein hewani, juga kebiasaan hidup sehat dengan mengonsumsi protein hewani setiap hari. So Nice, salah satu komoditas makanan berprotein hewani yang praktis untuk dikonsumsi anak-anak, diproduksi dengan teknologi modern serta memenuhi standar keamanan pangan, dapat dijadikan opsi untuk memenuhi permintaan protein hewani,” tutup Pritha.

  • Lakukan Check-up dan juga Skrining di tempat Prodia, Kenali Risiko Kanker Lebih Awal

    Lakukan Check-up dan juga Skrining di tempat Prodia, Kenali Risiko Kanker Lebih Awal

    Dokterku.co.id – JAKARTA – Kehidupan yang bergerak kemudian sibuk, kerap kali menciptakan kita lupa untuk memperhatikan kebugaran diri sendiri. Padahal ancaman tumor ganas bukan mengenal kompromi. Kanker payudara, neoplasma serviks, kemudian karsinoma prostat merupakan tiga jenis karsinoma yang dimaksud rutin didengar oleh warga Indonesia. Namun, tingkat kesadaran yang dimaksud masih rendah menjadi salah satu faktor sejumlah perkara baru terdeteksi ketika telah mencapai stadium lanjut yang dimaksud tentu cuma memperbesar risiko komplikasi dan juga menurunkan potensi pemulihan.

    Mulai dari karsinoma kelenjar susu yang dimaksud menjadi momok menakutkan bagi wanita. Apalagi, penyakit ini umumnya tiada menunjukkan gejala pada tahap awal. Namun, Anda dapat mewaspadai jikalau terjadi pembaharuan pada tubuh, seperti terdapatnya benjolan di area sekitar dada atau ketiak, dan juga pembaharuan bentuk lalu ukuran payudara.

    Pemeriksaan rutin seperti mamografi sangat penting untuk mendeteksi adanya inovasi pada jaringan payudara, teristimewa bagi merek yang tersebut memiliki riwayat keluarga dengan neoplasma payudara. Selain itu, neoplasma serviks juga banyak terjadi di dalam populasi Indonesia, neoplasma ini banyak kali terkait dengan infeksi Human Papillomavirus (HPV). Infeksi yang disebutkan dapat dicegah dengan vaksinasi HPV lalu deteksi dini melalui Pap smear atau tes HPV. Jika terjadi pendarahan di dalam luar siklus menstruasi, keputihan yang mana tidak ada normal, atau nyeri panggul dapat menjadi tanda-tanda tumor ganas sehingga harus segera diadakan pemeriksaan.

    Sedangkan pada pria, neoplasma prostat menjadi ancaman yang digunakan rutin kali muncul tanpa gejala yang tersebut jelas. Namun, gejala seperti kesulitan buang air kecil atau nyeri dalam area panggul seharusnya bukan diabaikan. Pemeriksaan Prostat Spesifik Antigen (PSA) sangat penting, teristimewa bagi pria yang berusia di area menghadapi 50 tahun, untuk meyakinkan kebugaran prostat merek tetap saja terjaga.

    Deteksi dini terbukti menjadi kunci utama pada melawan kanker. Dengan memahami risiko, mengenali gejala awal, serta rutin melakukan pemeriksaan, Anda mempunyai prospek besar untuk melawan kanker. Untuk itu, Prodia menghadirkan nilai spesial untuk Paket Breast Cancer Ultimate untuk skrining karsinoma payudara, Paket Cervical Cancer Ultimate untuk skrining tumor ganas serviks, lalu Paket Prostate Cancer Ultimate untuk skrining neoplasma prostat.

    Khusus pelanggan perempuan, tersedia paket pemeriksaan Women Cancer Plus yang dimaksud dilengkapi dengan konsultasi dokter, dan juga Paket Women Cancer Complete yang tersebut dilengkapi dengan USG Mammae lalu konsultasi dokter. Data pemeriksaan selengkapnya dapat diakses pada www.prodia.co.id.

    Menunda pemeriksaan semata-mata akan memperbesar risiko. Jadikan deteksi dini sebagai prioritas utama untuk menegaskan tubuh Anda tetap memperlihatkan sehat juga aktif. Anda dapat melakukan pemesanan melalui perangkat lunak U by Prodia, datang secara langsung ke cabang Prodia terdekat, atau hubungi Kontak Prodia melalui layanan WhatsApp 0855 1500 830 atau call center 1500 830.

  • Kenapa Orang Jepun Tidak Pernah Gemuk? Hal ini 5 Kebiasaan Gaya Hidup yang tersebut Bisa Ditiru

    Kenapa Orang Jepun Tidak Pernah Gemuk? Hal ini 5 Kebiasaan Gaya Hidup yang tersebut Bisa Ditiru

    Dokterku.co.id – JAKARTA – Orang Negeri Sakura dikagumi oleh sebab itu bentuk tubuh merek yang ramping lalu semua itu berkat kebiasaan gaya hidup mereka itu yang penuh perhatian yang mana memungkinkan merek tidaklah pernah gemuk dan juga mempertahankan tubuh yang bugar.

    Tingkat kebugaran mereka itu merupakan hasil dengan segera dari pendekatan yang tersebut sehat lalu disiplin terhadap keberadaan sehari-hari. Orang Negeri Matahari Terbit jarang berjuang melawan kenaikan berat badan juga bentuk tubuh langsing merekan dikagumi dari seluruh dunia.

    Dikutip Jagran, penampilan fisik mereka itu yang digunakan menarik bukanlah cuma permasalahan genetika, juga merupakan cerminan dari kemampuan luar biasa merek untuk menjaga keseimbangan yang digunakan sehat antara bekerja, beristirahat juga bermain.

    Hasilnya, merek memancarkan emosi vitalitas, energi, serta kesejahteraan secara keseluruhan, yang mana menjadikan mereka inspirasi bagi banyak orang. Jika Anda juga ingin tahu tentang rahasia kebugaran mereka, kami akan membantu Anda. Berikut adalah beberapa kebiasaan menakjubkan orang Negeri Matahari Terbit yang dimaksud harus Anda tiru dari dia untuk mendapatkan tubuh langsing.

    5 Gaya Hidup Orang Negeri Sakura agar Tetap Bugar

    1. Kontrol Porsi

    Kontrol porsi adalah kebiasaan penting pada budaya Jepang, yang dimaksud memungkinkan merekan untuk menjaga berat badan yang digunakan sehat. Dengan menyeimbangkan karbohidrat, protein kemudian sayuran pada porsi sedang, merek menghindari makan berlebihan kemudian membina hubungan yang harmonis dengan makanan, yang digunakan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan dan juga bentuk tubuh yang digunakan ramping.

    2. Makan Lambat

    Di Jepang, makan lambat sangat mengakar di budaya, yang digunakan menggerakkan orang untuk menikmati setiap gigitan. Pendekatan makan yang tersebut penuh perhatian ini memungkinkan orang untuk menikmati rasa lalu tekstur sekaligus memberi waktu bagi tubuh merekan untuk merasakan kenyang, menjaga dari makan berlebihan serta meningkatkan hubungan yang mana lebih lanjut sehat dengan makanan.

    3. Minuman Sehat

    Minuman sehat merupakan makanan pokok bagi orang Negeri Matahari Terbit dan juga teh hijau merupakan minuman favorit yang disukai banyak orang. Dikonsumsi sepanjang hari, teh hijau menawarkan sejumlah manfaat, termasuk kadar pencegah oksidasi yang tinggi, metabolisme yang tambahan baik, kemudian pembakaran lemak yang lebih banyak baik. Teh hijau juga membantu mengempiskan peradangan, meningkatkan kondisi tubuh jantung, lalu menggalang kesejahteraan secara keseluruhan.

    4. Makanan Segar juga Tidak Diolah

    Orang Jepun juga mengutamakan makanan segar juga tiada diolah untuk menjaga kondisi tubuh tubuh. Pola makan merekan terdiri dari makanan utuh seperti sayur-sayuran, buah-buahan, protein rendah lemak, kemudian biji-bijian utuh yang tersebut menyediakan nutrisi juga serat penting. Dengan menghindari makanan olahan juga berkalori tinggi, merek berhasil menjaga berat badan juga tetap memperlihatkan bugar.

    5. Lebih Banyak Aktivitas Fisik

    Di Jepang, aktivitas fisik terjalin erat pada hidup sehari-hari. Berjalan kaki, bersepeda dan juga menggunakan transportasi umum merupakan bentuk latihan rutin yang dimaksud menggalang gaya hidup sehat. Dengan memasukkan pergerakan ke di rutinitas harian mereka, orang Negeri Sakura mempertahankan gaya hidup bergerak yang digunakan membantu dia tetap memperlihatkan bugar.

  • Waspada! Bayi di tempat Bawah Usia 1 Tahun Berisiko Tinggi Terkena Virus HMPV

    Waspada! Bayi di tempat Bawah Usia 1 Tahun Berisiko Tinggi Terkena Virus HMPV

    Dokterku.co.id – JAKARTA Human Metapneumovirus (HMPV) tidak sekadar virus biasa. Virus ini menjadi ancaman kritis bagi bayi, teristimewa mereka itu yang digunakan berusia dalam bawah 1 tahun.

    Baru-baru ini, lebih banyak dari lima persoalan hukum HMPV dilaporkan di area India, memicu kegelisahan di dalam kalangan masyarakat. Kementerian Aspek Kesehatan (Kemenkes) juga mendeteksi virus ini di area Indonesia.

    Dilansir dari Times of India, Kamis (9/1/2025), HMPV, yang dimaksud kerap muncul selama bulan-bulan dingin, dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan bawah akut (ALRI) pada anak-anak, khususnya bayi.

    Sebuah studi yang diterbitkan dalam The Lancet Global Health pada 2021 menunjukkan bahwa pada 2018 terdapat sekitar 14,2 jt persoalan hukum ALRI terkait HMPV pada anak-anak di area bawah usia 5 tahun.

    Penelitian yang disebutkan juga menemukan bahwa 58 persen pasien yang mana dirawat dalam rumah sakit akibat ALRI adalah bayi di tempat bawah usia 12 bulan. Selain itu, 64 persen kematian di area rumah sakit akibat ALRI terjadi pada bayi dalam bawah 6 bulan.

    Sebagian besar kematian atau sekitar 79 persen terjadi dalam negara-negara berpenghasilan rendah lalu menengah ke bawah. Bayi yang mana berusia di dalam bawah 1 tahun sangat rentan terhadap infeksi HMPV, sejenis dengan respiratory syncytial virus (RSV) lalu influenza.

    Tingginya risiko ini disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh bayi yang dimaksud belum matang dan juga berkurangnya antibodi ibu di tempat bulan-bulan awal kehidupan.

    Di sisi lain, para peneliti mencatatkan data bahwa 58 persen rawat inap di area rumah sakit kemudian 71 persen kematian akibat ALRI terkait HMPV pada anak-anak di tempat bawah usia 5 tahun terjadi pada tahun pertama kehidupan.