Author: Rahmi, S.Kep

  • Cara Mengkilapkan Kuku Secara Alami

    Cara Mengkilapkan Kuku Secara Alami

    Kuku menjadi salah satu bagian penting dalam tubuh Anda, yang tentu saja memiliki peranan untuk melindungi tangan dan kaki Anda dari berbagai benturan, tentu saja kuku yang terawat alami, akan menjadikan penampilan Anda secara keseluruhan menjadi lebih maksimal dan bisa meningkatkan rasa percaya diri.

    Kuku juga rentan terhadap berbagai macam masalah seperti misalnya saja masalah mudah pecah, dan warna yang kusam, sehingga tidak sedap dipandang mata. Maka dari itu, kuku yang mengkilap cerah, tentu saja merupakan salah satu hal yang banyak didambakan oleh orang-orang.

    Merawat kuku, sehingga nampak cerah dan juga mengkilap secara alami ini, ternyata mudah untuk dilakukan. Ada banyak disekitar kita, bahan-bahan alami, yang berperan membantu menjaga kesehatan kuku, sehingga nampak bersih dan mengkilap.

    Misalnya saja seperti belimbing wuluh, yan kaya akan vitamin C dan juga bahan alami lainnya, yang mana bermanfaat baik untuk membantu mengkilapkan kuku Anda. Nah, berikut ini, adalah ulasan lengkapnya mengenai apa saja cara mengkilapkan kuku secara alami, yang bisa Anda ketahui berikut ini.

    Mengkilapkan Kuku Secara Alami

    1. Belimbing Wuluh

    Cara yang pertama bisa Anda manfaatkan belimbing wuluh, guna membantu mengkilapkan kuku Anda secara alami. Belimbing wuluh kaya akan kandungan vitamin C yang tinggi, yang bermanfaat baik untuk membersihkan kotoran yang melekat pada kuku Anda, sehingga nampak mengkilap. Cukup oleskan irisan belimbing wuluh pada kuku Anda secara teratur, agar kilap kuku Anda ini bisa terjaga sempurna.

    2. Lidah Buaya

    Selain belimbing wuluh, ternyata lidah buaya, merupakan pilihan bahan alami kaya nutrisi lainnya, yang bermanfaat untuk membantu mengatasi kuku yang kusam, dan menjadikannya lebih mengkilap. Oleskan kuku yang telah dibersihkan dengan air, menggunakan potongan lidah buaya. Gel lidah buaya ini, bermanfaat menjadikan kuku bersih dan terlihat bening serta cantik.

    3. Pepaya

    Selain bermanfaat untuk masker wajah secara alami, ternyata, pepaya merupakan pilihan bahan alami selanjutnya yang bermanfaat baik untuk membantu mendapatkan kuku yang bersih dan jernih. Getah pepaya baik untuk menjaga kuku agar tidak mudah pecah dan mengelupas. Anda bisa menggunakan getah pepaya ini, untuk membersihkan area luar kuku Anda, sehingga nampak mengkilap dan bersih.

    4. Jeruk Nipis

    Yang selanjutnya adalah dengan menggunakan jeruk nipis. Kandungan jeruk nipis yang kaya akan vitamin C nya ini, bermanfaat baik menutrisi kuku menjadi lebih sehat, dan menampilkan kilau alaminya. Kuku yang berwarna kuning juga bisa disembuhkan dengan jeruk nipis ini. Oleskan campuran jeruk nipis dengan pasta gigi, dan balurkan ke kuku Anda. Diamkan beberapa menit, dan lakukan secara teratur.

    5. Air Putih

    Selain baik untuk dikonsumsi, ternyata air putih merupakan salah satu bahan alami yang bermanfaat untuk merawat kuku Anda. Caranya tidak seperti halnya menggunakan belimbing wuluh atau bahan lainnya. Anda cukup rutin mengkonsumsi air putih, agar nantinya kesehatan dan kilap kuku Anda bisa terjaga secara alami, dan tentu saja akan menjauhkan Anda dari masalah kuku yang kering ini.

    Nah, dengan bahan-bahan alami tersebut, tentu saja, kuku yang mengkilap dan cantik bisa Anda dapatkan dengan mudah, dan aman tanpa adanya efek samping berbahaya. Semoga bermanfaat, dan selamat mencoba.

    Cara Mengkilapkan Kuku Secara Alami

  • Manfaat Jambu Mede Bagi Kesehatan

    Manfaat Jambu Mede Bagi Kesehatan

    Jambu mede atau sering disebut juga dengan jambu monyet merupakan tanaman yang berasal dari Brasil, yang masuk kedalam suku anacardiaceae. Mungkin dari kita banyak yang mengetahui betul manfaat dari jambu mede ini, namun sebelum memahami akan manfaat dari jambu mede, mungkin ada baiknya untuk mengetahui dulu kandungan yang dimiliki oleh jambu mede ini.

    Jambu mede mengandung senyawa tanin, Anacardic Acid dan juga Cardol yang berfungsi sebagai antiseptik serta antibakteri. Selain itu daun yang masih muda dari tanaman jambu mede ini juga memiliki kandungan Vitamin A, vitamin C, kalori, protein, lemak, hidarat arang, kalsium, fosfor, besi dan juga air. Dan inilah beberapa manfaat jambu mede untuk kesehatan tubuh.

    1. Obat Diabetes Melitus

    Untuk mengobati penyakit diabetes mellitus bisa menggunakan manfaat dari tanaman jambu monyet. Rebuslah 2 potong kulit batang jambu monyet dan tambahkan adas pulawaras secukupnya dengan 2 liter air hingga mendidih, kemudian saringlah airnya. Minumlah 2 kali sehari pagi dan sore untuk hasil yang maksimal.

    2. Mengobati Penyakit Eksim dan Penyakit Kulit Kronis

    Bagian daun jambu mede yang sudah tua dapat digunakan sebagai obat penyakit kulit yang sudah parah dan juga penyakit  eksim. Jika selama ini bingung untuk mendapatkan obat dari penyakit kulit eksim dan masalah kulit lainnya, cobalah untuk membuat obatnya dengan daun jambu mede ini. Jambu mede juga bisa digunakan untuk mengobati luka bakar.

    3. Mengobati Disentri

    Untuk menyembuhkan penyakit disentri disarankan untuk teratur dalam mengkonsumsi obat alami yang terbuat dari tanaman jambu mede, terutama pada bagian daun dengan kulit batangnya. Setelah itu rebuslah dan minum saat  pagi dan sore hari.

    4. Mengatasi Radang Mulut

    Manfaat tanaman jambu mede di bagian daun serta kulit batangnya memang menyimpan banyak khasiat yang jarang di ketahui oleh banyak orang. Padahal daun dan juga batangnya mampu dijadikan obat herbal untuk mengatasi radang pada mulut. Cara membuatnya dengan merebus satu genggam daun jambu monyet dengan satu potong kulit batang jambu monyet, rebuslah menggunakan 1 liter air setelah mendidih lalu disaring minumlah 2 kali sehari.

    5. Obat Pencahar

    Tanaman jambu mede ini juga bisa dipakai untuk obat pencahar, bagian akar dari tanaman jambu monyet bisa direbus dan air rebusannya bisa dijadikan obat pencahar alami.

    Manfaat tanaman jambu monyet atau jambu mede memang mampu memberi solusi terbaik sebagai obat herbal, namun bagian biji dari tanaman jambu monyet terbungkus oleh kulit yang mengandung getah dan menghasilkan zat urushiol serta senyawa fenolik yang bisa mengakibatkan iritasi pada kulit, jadi hati-hati ya.

    Manfaat Jambu Mede Bagi Kesehatan

  • 7 Manfaat Daun Pegagan Untuk Kesehatan

    7 Manfaat Daun Pegagan Untuk Kesehatan

    Daun pegagan merupakan jenis daun yang banyak memendam manfaat didalamnya, bahkan daun ini banyak di gunakan untuk pengobatan di dunia medis. Daun pegagan yang dalam nama latinnya disebut Centela Asiatica ini juga seringkali bisa dimanfaatkan langsung sebagai obat herbal yang banyak memiliki khasiat untuk menyembuhkan begbagai macam penyakit. Tanaman pegagan ini tumbuh dengan subur di seluruh wilayah indonesia dan memang sebagai tanaman yang biasanya tumbuh dengan liar menyukai daerah tropis seperti di Indonesia.

    Daun pegagan memiliki ciri-ciri dengan helai daun tunggal, memiliki tangkai yang panjang antara 5 sampai 15 cm, dan berbentuk seperti ginjal, pada tepinya seperti bergerigi dan terkadang berambut. Daun ini sering mendapat julukan sebagai daun sejuta manfaat, sebenarnya apa saja manfaat untuk kesehatan yang bisa kita peroleh dari daun pegagan ini, ikuti ulasannya berikut ini.

    Manfaat Daun Pegagan Untuk Kesehatan

    1. Untuk Menyembuhkan Batuk Darah, Muntah Darah serta Mimisan

    Penyakit batuk berdarah atau muntah berdarah bisa dikarenakan oleh adanya infeksi kronis pada saluran pernapasan atau paru-paru. Hal ini juga bisa di jadikan sebagai tanda adanya penyakit didalam tubuh. Sedangkan mimisan merupakan gangguan kesehatan yang bisa dikarenakan adanya alergi, sensitif dan saat kondisi tubuh menurun. Meskipun bersifat normal, mimisan juga bisa menjadi  tanda dari penyakit kanker. Rebuslah daun pegagan segar sebanyak 60 sampai 90 gram dan minumlah air rebusan tadi secara rutin.

    2. Meredakan Demam

    Demam ditandai dengan adanya kenaikan suhu badan diatas 37 derajat celcius. Demam bisa terjadi akibat adanya serangan virus, parasit, kuman, bakteri dan mikroorganisme lainnya, tidak hanya itu akibat kelelahan, alergi, stres, trauma, dan dehidrasi juga bisa memicu terjadinya demam. Unruk meredakan demam bisa dengan menghaluskan segenggam daun pegagan kemudian tambahkan sedikit air dan garam, saringlah dan minum sebelum sarapan.

    3. Sebagai Obat Penyakit Lepra

    Penyakit lepra atau sering juga di sebut dengan penyakit kusta merupakan infeksi kronis yang merusak jaringan-jaringan saraf serta kulit. Biasanya penyakit ini disebabkan oleh bakteri mycobacterium leprae yaitu bakteri yang mempunyai sifat hampir sama dengan bakteri penyebab penyakit TBC. Bakteri-bakteri ini bekerja dengan sangat giat merusak jaringan-jaringan saraf dan juga kulit dan hebatnya bakteri ini kebal akan obat sebab mengandung banyak lilin dan juga lemak. Untuk mengobatinya bisa dengan mengambil segenggam daun pegagan lalu di cuci kemudian direbus dengan 2 gelas air dan hingga menyisakan satu gelas air setelah itu saringlah dan minum saat masih hangat 3 kali sehari.

    4. Mengobati Batuk Kering

    Daun pegagan juga memiliki manfaat untuk menyembuhkan batuk kering atau batuk tidak berdahak yang disebabkan oleh adanya infeksi saluran pernapasan akibat adanya virus atau bakteri. Buatlah ramuan daun pegagan yaitu mengambil satu genggam daun pegagan yang masih segar kemudian dihaluskan dan diperas, tambahkan sedikit air dan gula secukupnya lalu minumlah.

    5. Obat Iritasi Mata

    Saat mata merah, gatal, perih, dan bengkak adalah tanda dari mata yang teriritasi. Gunakan daun pegagan segar lalu haluskan, di peras dan disaring. Gunakan air perasan tersebut dan teteskan ke mata 3 sampai 4 kali sehari.

    6. Mengatasi Darah Tinggi

    Untuk mengatasi hipertensi coabalah dengan mengambil khasiat dari daun pegagan. Siapkan 20 lembar daun pegagan segar, rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 2 gelas dan minumlah 3 kali sehari.

    7. Mengobati Bisul

    Untuk mengobati bisul bisa dengan mengambil manfaat daun pegagan, caranya siapkan daun pegagan segar sebanyak 30 hingga 60 gram, rebuslah sampai mendidih, diamkan biar dingin dan minumlah. Untuk pengobatan luar bisa dengan menghaluskan daun pegagan tan tempelkan pada kulit yang berbisul.

    Itulah manfaat daun pegagan untuk kesehatan yang bisa dengan mudah kita buat ramuannya sendiri dirumah.

  • Tips Menjaga Kesehatan Telinga yang Harus Anda Lakukan

    Tips Menjaga Kesehatan Telinga yang Harus Anda Lakukan

    Semua panca indera yang kita miliki adalah bagian tubuh yang memiliki fungsi paling berguna dan penting, kehilangan salah satu panca indera dapat menghambat berbagai hal dalam kehidupan kita sehari-jari. Salah satu indera yang juga sangat penting untuk dijaga kesehatannya adalah indera pendengaran atau telinga, telinga sebagai alat dengar menjadi salah satu bagian tubuh paling vital bagi manusia, tanpa telinga kita tidak akan bisa mendengar apapun di sekitar kita. Sejak lahir kita di karunia dua telinga yang berfungsi untuk alat bantu dengar, namun seiring berjalannya usia, organ-organ tubuh tentu akan mengalami fungsi dan penurunan kinerja. Begitu juga halnya dengan telinga, telinga juga bisa mengalami fungsi dan kinerja, dimana pada saat keadaan seperti ini, seseorang akan sulit mendengar suara di sekitarnya.

    Meskipun demikian, bukan berarti kita tidak bisa menjaga fungsi telinga meskipun kita sudah berusia lanjut. Usia sejatinya bukan menghalangi kita memiliki organ tubuh yang sehat dan tetap berfungsi normal, perhatian kita akan anggota tubuh memang sangat diperlukan jika ingin memiliki anggota tubuh yang tetap sehat. Mulai dari menjaganya hingga menghindari hal-hal yang dapat membahayakan nya. Biasanya yang menjadi pemicu kerusakan organ tubuh seperti telinga adalah karena pola hidup serta ketidak pedulikan kita terhadap kesehatan telinga tersebut, sehingga fungsi dengar telinga lambat laun akan mengalami penurunan fungsi dan mengakibatkan kehilangan indera pendengar.

    Menjaga kesehatan telinga sejak dini memang sudah sepantasnya kita lakukan, tidak hanya telinga saja, semua organ penting pada tubuh kita harus kita perhatikan kesehatannya agar terhindar dari berbagai masalah kesehatan yang akan menghambat kegiatan kita sehari-hari. Menjaga telinga dari berbagai masalah kesehatannya yang kerap dialaminya memang tidak begitu sulit, asalkan kita benar-benar mengetahui apa saja hal yang baik untuk dilakukan apa saja hal sebaiknya kita tinggalkan agar telinga tetap sehat. Dan berikut beberapa tips yang bisa kita lakukan untuk menjaga telinga tetap sehat.

    1. Hindari Mendengarkan Suara yang Terlalu Keras

    Telinga kita memiliki batasan dan ukuran kekuatan suara yang aman untuk di dengar, terlalu sering mendengar suara-suara yang terlalu keras dapat menurunkan fungsi dengan telinga dan dapat mengakibatkan kehilangan pendengaran.Suara keras di sekitar kita memang beragam, mulai dari suara mesin, musik dan lain sebagainya.Sebaiknya coba hindari dan jauhi ketika Anda sedang berada di tempat-tempat yang terdapat suara keras, atau jika tidak memungkinkan Anda bisa menggunakan penutup telinga untuk melindunginya.Dan sebisa mungkin untuk mengurangi kebiasaan mendengarkan musik menggunakan headphone, pasalnya volume musik yang terlalu keras dapat merusak pendengaran Anda.

    2. Jaga Telinga Agar Tetap Kering

    Bagi Anda yang menyukai olahraga renang sebaiknya perhatikan keadaan telinga Anda setelah usai melakukan kegiatan tersebut, keringkan telinga Anda dari sisa air yang masuk ke telinga.pasalnya air yang terjebak di dalam telinga, jika dibiarkan akan menjadi sarang bakteri. Bakteri tersebut akan berkembang dan dapat mengakibatkan iritasi dan infeksi. Atau untuk mengatasinya ada bisa menggunakan penutup telinga ketika sedang berenang, hal itu untuk menghindari air masuk ke dalam telinga Anda. Dan apabila ketika Anda merasa ada air yang masuk ke dalam telinga maka sebaiknya segera keluarkan telinga tersebut, baik dengan cara memiringkan kepala atau dengan memancing air keluar dengan meneteskan air ke dalam telinga Anda.

    3. Perhatikan Kebersihan Telinga

    Menjaga kebersihan telinga adalah hal wajib yang harus kita lakukan, baisanya orang menggunakan cotton bud untuk membersihkan kotoran telinga, namun sayangnya menggunakan benda tersebut ternyata tidak baik untuk kesehatan telinga. Ketika Anda memasukkan cotton bud ke dalam telinga maka kotoran di dalam telinga semakin terdorong ke dalam dan dapat merusak gendang telinga. Untuk menjaga kebersihan telinga sejatinya tidak lah sulit, karena telinga mampu membersihkan dirinya sendiri dengan cairan lilin yang terdapat di dalamnya, cairan ini berfungsi menjaga telinga dari kotoran yang masuk ke dalam telinga, kita bisa menggunakan kain yang lembut untuk membersihkan area sekitar telinga dan menjaga agar tetap bersih.

    4. Rutin Lakukan Pemeriksaan Telinga

    Selain tiga cara di atas, melakukan pemeriksaan rutin ke dokter juga perlu untuk kita lakukan guna mengetahui kondisi kesehatan telinga kita. Apalagi bagi Anda yang sudah memasuki usia tua, pada usia tersebut biasanya telinga kerap mengalami gangguan pendengaran. Biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan telinga secara bertahap, sehingga kemungkinan kelainan fungsi dengar telinga Anda bisa diketahui, dan apabila terdapat penumpukan kotoran di dalam telinga maka dokter akan menganjurkan Anda untuk membersihkannya. Melakukan pemeriksaan telinga memang tidak perlu Anda lakukan setiap hari, cukup 6 bulan sekali saja sudah cukup untuk mengetahui bagaimana kondisi kesehatan telinga Anda.

    Coba Anda bayangkan, akibat ketidak pedulian menjaga kesehatan telinga, pendengaran Anda menjadi berkurang dan bahkan berisiko kehilangan. Siapa yang akan merasakan kerugiannya, tentu saja Anda bukan! Nah, sebaiknya sebelum hal-hal semacam itu Anda rasakan, jagalah kesehatan telinga Anda setiap saat, perhatikan kebersihannya dan hindari hal-hal yang memungkinkan dapat merusak telinga.Hal itu tentu bertujuan untuk tetap menjaga fungsi telinga meskipun Anda sudah tua sekalipun.

  • 6 Penyebab Gangguan Syaraf Terjepit

    6 Penyebab Gangguan Syaraf Terjepit

    Syaraf terjepit kerap menjadi masalah yang cukup besar meskipun terlihat seperti masalah yang cukup sepele. Dan parahnya masyarakat sering kali salah mengerti dan memahami kebenaran dari syaraf terjepit ini. Padahal penyebab syaraf terjepit ini bisa mengakibatkan kelumpuhan bila tidak ditangani dengan benar.

    Ada beberapa postur atau posisi tertentu yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan syaraf terjepit. Misal posisi pergelangan yang menekuk dalam waktu yang cukup lama atau gerakan berulang pada daerah yang dilewati oleh syaraf sehingga terjadi peradangan dan mengakibatkan penekanan tertentu pada syaraf terdekat.

    Penyebab syaraf terjepit bisa terjadi karena bermacam-macam alasan namun biasanya terjadi karena cedera, postur tubuh yang kurang baik, stress akibat pekerjaan berualang, olahraga, bahkan obesitas.

    Jika syaraf terjepit yang terjadi dalam jangka waktu yang singkat biasanya tidak akan menimbulkan kerusakan syaraf permanen dan bisa berfungsi kembali dengan baik. Namun jika terus terjadi dalam waktu yang tidak terlalu panjang hal ini dapat menimbulkan sakit yang lebih kronis dan kerusakan permanen bahkan hingga mengalami kelumpuhan.

    Perawatan yang sering disarankan pada para penderita syaraf terjepit ialah beristirahat total atau menghentikan segala aktivitas dan kegiatan yang dapat memperburuk keadaan syaraf dan tekanan di syaraf.

    Namun hal ini juga bergantung pada tempat atau lokasi syaraf terjepit karena pada posisi atau tempat tertentu akan membutuhkan bantuan penyangga untuk membuatnya lebih nyaman dan tidak memperburuk keadaan syaraf yang terjepit. Berikut beberapa kemungkinan penyebab syaraf terjepit yang mungkin terjadi pada penderita.

    1. Mengangkat Beban Berat

    Mengangkat beban berat dapat menyebabkan saraf terjepit

    Baik itu usia muda ataupun tua, baik itu yang terbiasa ataupun yang tidak terbiasa, mengangkat beban yang cukup berat akan mengalami syaraf terjepit. Kondisi ini memungkinkan karena ketika membungkuk dan mengangkat beban berat dengan menggunakan otot punggung biasanya akan memicu terjadinya syaraf terjepit.

    Jika tidak dalam posisi yang pas dan tidak hati-hati pada saat mengangkat beban yang cukup berat cedera seperti ini sangat mungkin terjadi. Untuk itu cara yang paling tepat ketika mengangkat beban berat ini ialah dengan menggunakan tot paha dan otot betis agar syaraf tidak terkena akibatnya.

    2. Pernah Jatuh atau Mengalami Kecelakaan

    Salah satu penyebab syaraf terjepit adalah kecelakaan

    Seseorang yang pernah terjatuh atau mengalami kecelakaan yang mengenai sumsum tulang belakang juga akan menjadi salah satu penyebab syaraf terjepit. Ketika bagian syaraf uang pernah terluka akibat jatuh atau mengalami kecelakaan digunakan dengan cara yang salah atau dipaksakan melalui gerakan tertentu akan mudah kambuh pada waktu-waktu tertentu.

    Hal ini akan menimbulkan rasa nyeri yang cukup hebat pada area syaraf yang terepit. Segera lakukan pemeriksaan ke dokter atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama dan pengobatan lanjutan.

    3. Faktor Usia

    Salah satu penyebab syaraf terjepit utama pada usia lanjut

    Usia semakin lanjut perkembangan dan pertumbuhan tubuh pun semakin menurun karenanya maka tak heran bila banyak orang tua tau yang sudah lanjut usia sering mengalami syaraf terjepit akibat memaksakan diri melakukan aktivitas yang tidak seharusnya dilakukan pada usia tersebut.

    Fleksibilitas seseorang yang memiliki usia lanjut mengalami kerentanan untuk mudah pecah dan robek semakin besar. Hal ini bisa menjadi salah satu penyebab syaraf terjepit utama pada usia lanjut.

    4. Faktor Keturunan

    Orang tua yang sering mengalami syaraf terjepit mampu menurunkan penyakit ini kepada anaknya

    Jika salah satu keluarga memiliki riwayat kesehatan penyakit syaraf terjepit, hal ini merupakan salah satu penyebab syaraf terjepit yang sangat mungkin terjadi. Orang tua yang sering atau pernah mengalami syaraf terjepit mampu menurunkan penyakit ini kepada anak atau saudara dekatnya.

    5. Tuntutan Pekerjaan

    Tuntutan pekerjaan juga dapat menjadi pemicu syaraf terjepit

    Pekerjaan yang mengharuskan seseorang menggunakan kekuatan fisiknya yang besar memiliki kemungkinan yang sangat besar untuk terkena penyakit syaraf terjepit, potensinya akan jauh lebih besar, bahkan resiko yang dimiliki pun akan lebih parah dari sekedar gangguan pada cidera punggung.

    Menarik, mendorong dan mengangkat barang atau benda yang memiliki beban yang cukup berat secara berulang kali dapat menjadi salah satu penyebab syaraf terjepit yang cukup berbahaya. Selain itu jenis pekerjaan yang mengharuskan tubuh untuk membungkuk kea rah samping atau membuat gerakan memutar juga sangat beresiko terkena syaraf terjepit.

    Resiko syaraf terjepit atau HNP yang diakibatkan oleh gerakan yang berulang akan semakin meningkatkan tingkat keparahan syaraf terjepit yang diderita. Untuk itu perhatikan selalu gerakan dan posisi tubuh ketika sendang melakukan pekerjaan

    6. Obesitas

    Obesitas merupakan salah satu faktor utama penyebab syaraf terjepit

    Obesitas atau kelebihan berat badan merupakan masalah utama yang dapat menjadi salah satu penyebab syaraf terjepit. Berat badan berlebih dapat memperbesar kemungkinan terjadinya syaraf terjepit. Ketika berat badan semakin berat maka tekanan pada diskus bawah pun semaki kuat atau semakin berat. Hal inilah yang mengakibatkan banyaknya masyarakat yang mengalami syaraf terjepit adalah mereka yang memiliki masalah kegemukan atau obesitas.

    Beberapa penyebab syaraf terjepit diatas merupakan penyebab umum yang sering dialami oleh para penderita syaraf terjepit. Kebanyakan dari mereka mengatasi permasalahan syaraf terjepit ini dengan menghindari posisi atau postur tubuh yang menyebabkan atau menimbulkan nyeri, mengkonsumsi obat pereda nyeri yang disarankan oleh dokter (naproxen, dan ibuprofen).

    Namun jika kasus yang dialami cukup serius jalan pengobatan atau penyembuhan yang dilakukan ialah dengan pembedahan meskipun jarang dilakukan namun hal ini akan sangat efektif ketika obat-obatan yang dikonsumsi tidak memberikan efek yang cukup membangun dalam jangka waktu 6 minggu, terapi (terapi traksi, simulasi listrik, terapi dingin atau panas) terapi ini biasanya dilakukan oleh seseorang yang tidak ingin melakukan pengobatan melalui konsumsi obat-obatan atau melakukan pembedahan.

    Nyeri punggung pada bagian bawah atau rasa nyeri pada leher yang sering terjadi ketika dalam posisi tertentu sebaiknya jangan disepelekan. Karena hal ini mungkin salah satu gejala terjadinya syaraf terjepit. Harus segera dilakukan pemeriksaan ke dokter sebelum rasa nyeri menjalar ke bagian tubuh yang lain dan keadaannya semakin parah.

    Itulah beberapa penyebab syaraf terjepit yang dapat diwaspadai sebagai salah satu cara mencegah dan mengurasi atau meminimalisir terjadinya syaraf terjepit dalam tubuh kita. Meskipun kita jaranng atau bahkan tidak pernah melakukan hal-hal tersebut ada baiknya untuk berhati-hati ketika suatu saat diharuskan menghadapi beberapa kondisi dan keadaan diatas.

    6 Penyebab Gangguan Syaraf Terjepit

  • Cara Mengatasi Wajah Berminyak yang Membandel

    Cara Mengatasi Wajah Berminyak yang Membandel

    Memiliki wajah berminyak pastinya sangat mengganggu selain mengganggu saat beraktivitas  karena penampilan yang tidak sempurna. Wajah berminyak dapat dengan mudah menyebabkan permasalahan kulit wajah lainnya seperti jerawat, komedo, dan masalah wajah lainnya. Bakteri, kuman dan debu akan sangat mudah menempel pada kulit wajah berminyak. Hal ini lah yang mengakibatkan wajah berminyak dapat memicu permasalahan kesehatan wajah lainnya. Banyak wanita yang mengeluhkan akan make up atau krim yang tidak berguna untuk mengatasi wajah berminyak yang mereka alami. Menggunakan berbagai jenis facial wash malah menimbulkan masalah kulit lainnya lagi. Dari pada terus menerus mengeluh ada baiknya jika perhatikan beberapa hal yang harus Anda lakukan untuk mengatasi wajah berminyak yang sangat mengganggu ini.

    Rajin Mencuci Wajah

    Rajin Mencuci Muka dapat mengurangi Wajah Berminyak

    Kulit wajah yang mengeluarkan minyak berlebih ini disebabkan oleh pori-pori wajah yang membesar serta folikel rambut yang jumlahnya cukup banyak terdapat di wajah. Biasakan untuk melakukan double clense untuk membersihkan wajah dengan sempurna. Jangan lupa juga untuk selalu mengganti handuk dan sarung bantal yang digunakan secara rutin untuk menghindari kuman yang menempel pada wajah berminyak.

    Pilih Produk yang Memiliki Sifat Mendinginkan

    Mengatasi wajah berminyak dengan menggunakan produk yang bersifat dingin

    Mengingat pori-pori yang besar merupakan salah satu permasalahan utama bagi pemilik wajah berminyak. Coba untuk memilik produk-produk kecantikan yang memiliki efek cooler atau mendinginkan. Hal ini dapat digunakan untuk membuat pori-pori wajah menjadi relax dan tampak mengecil sehingga produksi minyak berlebih pada wajah bisa diatasi. Pemilihan skin care untuk perawatan wajah berminyak juga bisa kamu gunakan untuk mengatasi permasalahan kulit ini.

    Selalu Sedia Kertas Minyak

    Atasi wajah berminyak dengan menggunakan kertas minyak

    Sebagai pertolongan pertama saat wajah berminyak kembali melanda di kulit wajahmu. Jangan lupa untuk selalu menyediakan kertas minyak khusus wajah yang akan dengan mudah menyerap semua minyak wajah. Karena jika kamu langsung mengatasi wajah berminyak dengan mempolesnya menggunakan bedak hal ini akan membuat riasan kamu jadi berantakan dan jelek.

    Jaga Kesehatan dan Pola Makan

    Menjaga kesehatan dan pola makan dapat mengurangi wajah berminyak

    Selain pori-pori yang besar, salah satu penyebab lain yang cukup kuat menyebabkan wajah berminyak ialah pola hidup yang kurang sehat. Kurangnya olehraga yang mengeluarkan keringat serta asupan makanan yang terlalu banyak mengandung lemak jenuh akan dengan mudah memicu minyak berlebih pada wajah kamu. Hindari dan kurangi makanan-makanan yang mengandung lemak jenuh.

    Selain cara-cara mengatasi wajah berminyak diatas kamu bisa melakukan perawatan dengan menggunakan bahan-bahan alami yang dijadikan sebagai masker atau dikonsumsi untuk mengatasi wajah berminyak dari dalam. Bahan-bahan alami yang dapat dijadikan sebagai masker dan obat dalam untuk mengatasi wajah berminyak sangat mudah ditemukan di dapur rumahmu, bahkan jika bahan alami itu tidak ditemui di dapur kamu bisa membelinya di warung dengan harga yang cukup terjangkau. Mau tau bahan-bahan alami apa saja yang dapat digunakan sebagai masker untuk mengatasi wajah berminyak dengan cepat, mudah dan efektif. Simak daftar nya berikut ini:

    1. Susu

    Susu merupakan salah stau bahan alami yang mengandung banyak nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan tubuh manusia. Susu juga sangat diyakni cukup ampuh dalam menangani dan mengatasi atau bahkan menghilangkan kadar minyak berlebih pada wajah. Kamu bisa menggunakan pembersih wajah yang mengandung susu atau menggunakan susu plain untuk digunakan sebagai masker yang dioleskan keseluruh wajah dengan menggunakan kapas. Diamkan beberapa saat sebelum membersihkan sisa susu dengan menggunakan air hangat.

    2. Putih Telur

    Sejak dulu putih telur sudah digunakan sebagai pengobatan dan perawatan alami wajah untuk menghaluskan dan mengatasi masalah kesehatan wajah. Kamu bisa menggunakan kocokan putih telur yang sudah berbuih untuk dijadikan sebagai masker yang dioleskan pada seluruh permukaan wajah kemudian diamkan hingga mengering. Cara yang sangat sederhana buka, selain itu ini juga akan sangat mudah mengangkat sel-sel kulit mati yang ada di wajah kamu.

    3. Air Garam

    Garam dipercaya mengandung zat dan senyawa-senyawa alami yang dapat dengan mudah mengtasi masalah wajah berminyak. Hanya cukup dengan membasuh atau mencuci wajah dengan mengguakan air garam setiap hari dengan rutin masalah minyak berlebih perlahan-lahan mulai teratasi dengan baik.

    4. Bengkoang

    Bengkuang merupakan salah satu bahan alami yang sangat diyakini masyarakat mulai dari zaman nenek moyang hingga saat ini untuk mencerahkan dan melembutkan kulit baik itu kulit wajah ataupun kulit tubuh. Selain itu ternyata bengkuang juga memiliki khasiat lain untuk mengatasi masalah kesehatan wajah seperti mengatasi wajah berminyak yang sering dikeluhkan para wanita Indonesia. Caranya cukup mudah hanya dengan menghaluskan bengkuang kemudian dioleskan pada are awajah yang tekah dibersihkan untuk digunakan sebagai masker selama 30 menit. Dengan cara ini pori-pori wajah yang berminyak akan mengecil dan dengan begituproduksi minyak di wajah akan berkurang.

    5. Kentang

    Irisan tipis kentang yang digosokan ke area kulit wajah secara merata  juga memiliki khasiat yang cukup ampuh dalam mengatasi minyak berlebih pada wajah kamu. Diamkan selama 15 menit ketiak sudah menggosokan irisan kentang kemudian bersihkan sisa nya menggunakan air bersih.

    6. Mentimun

    Selain memiliki manfaat dan khasiat untuk mengatasi darah tinggi. Mentimun juga dapat digunakan sebagai salah satu bahan alami untuk perawatan wajah berminyak. Hanya dengan menghaluskan mentimun kemudian dijadikan sebagai masker pada wajah selama 30 menit wajah berminyak pun akan dengan mudah tertatasi.

    7. Alpukat

    Memiliki zat dan senyawa alami yang cukup banyak, menjadikan buah yang satu ini memiliki banyak sekali khasiat dan manfaat untuk kesehatan tubuh manusia. Selain itu alpukat juga bisa dijadikan sebagai salh stau bahan alami untuk dijadikan sebagai masker wajah untuk mengatasi wajah berminyak.

    Itulah beberapa cara dan bahan-bahan alami yang dapat kamu gunakan untuk mengtasi masalah wajah berminyak yang kamu alami. Selain melakukan perawatan dan cara-cara mengatasi wajah berminyak diatas. Kamu juga harus berusaha keras untuk menghindari dan menghilangkan kebiasaan buruk menyentuh wajah dengan menggunakan tangan secara langsung atau mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh. Perbanyak minum air putih untuk memaksimalkan perawatan wajah berminyak yang kamu lakukan.

  • Tips Pengobatan Luka yang Aman dan Efektif

    Tips Pengobatan Luka yang Aman dan Efektif

    Tips Pengobatan Luka Yang Aman Dan EfektifLuka merupakan suatu keadaan kulit tubuh manusia yang terkelupas akibat benda tajam atau gesekan yang kuat sehingga menimbulkan rasa nyeri dan perih. Pengobatan luka harus segera dilakukan ketika seseorang mendapatkan luka. Luka ringan atau luka kecil bisa sembuh dan kering dalam jangka waktu yang cukup singkat. Luka akan mengering dan menutup kembali dengan sempurna dalam jangka waktu beberapa hari saja. Namun jika kondisi luka cukup berat atau area luka cukup luas perlu penanganan khusus untuk membuat luka menjadi cepat kering dan tertutup kembali dengan lapisan kulit baru.

    Pengobatan luka yang segera dilakukan akan meminimalisir terjadinya infeksi pada luka. Infeksi yang terjadi pada luka akan memperparah keadaan luka dan akan lebih sulit lagi untuk disembuhkan dalam waktu dekat. Umumnya pengobatan luka dilakukan dengan sederhana mulai dari mencuci luka dengan air mengalir pengobatan luka dengan mengunakan antiseptic atau pengobatan luka dengan menggunakan bahan-bahan alami.

    Berikut ini penanganan pengobatan luka yang dapat dilakukan untuk mencegah infeksi pada luka dan aman serta efektif untuk mempercepat proses penyembuhan luka.

    1. Mencuci Luka

    Tahap awal pengobatan luka yaitu Mencuci Luka

    Cara pengobatan luka pertama yang harus dilakukan ketika pertama kali mendapatkan luka ialah mencuci luka atau mengaliri luka dengan air bersih. Hal ini dilakukan guna membersihkan luka dari kotoran atau debu yang mungkin menempel pada luka. Lakukan pertolongan pertama pada luka ini pada saat luka baru saja terjadi. Mungkin akan terasa agak perih untuk luka yang memiliki area cukup besar.

    2. Sterilkan Luka Menggunakan Rivanol

    Pengobatan Luka dengan menggunakan rivanol

    Rivanol digunakan untuk menghambat pertumbuhan kuman pada luka. Hal ini sangat penting dilakukan sebagai salah satu penanganan yang paling mendasar untuk mencegah luka menjadi semakin parah. Selain itu rivanol juga akan menghindari luka dari kemungkinan terjadinya infeksi luka.

    3. Hindari Tetesan Air Ketika Luka Telah Diobati

    Hindari tetesan air ketika luka telah diobati

    Ketika luka telah diobati atau ditangani dengan menggunakan antiseptik hindari luka dari kontak dengan air. Jika luka terkena air akan menjadi basah dan agak sulit untuk mengering. Selain itu air juga mengandung zat-zat yang membuat proses penyembuhan dan pengobatan luka menjadi tidak efesien.

    4. Hindari Menutup Luka Terlalu Rapat

    Pengobatan luka yang ke 4 adalah jangan menutup luka terlalu rapat

    Menutup luka dengan tujuan untuk menghindari luka dari kuman dan bakteri serta zat-zat yang dapat memperlambat proses pengobatan luka memang sangat efektif dilakukan. Namun jika luka ditutup terlalu rapat justru akan menimbulkan masalah lain pada luka. Luka yang terlalu rapat ditutup dalam waktu yang cukup lama akan membuat luka mengeluarkan nanah karena tidak memiliki ruang untuk mendapatkan udara yang dapat mengeringkan luka.

    Diatas merupakan tahapan-tahapan pengobatan luka yang aman dan efektif untuk mempercepat proses penyembuhan luka. Namun jika tahapan diatas sulit dilakukan karena tidak adanya antiseptic yang dapat digunakan untuk mengeringkan luka dengan cepat dan untuk menghindari luka dari kuman dan bakteri berikut beberapa bahan alami yang dapat digunakan untuk pengobatan luka. Bahan-bahan alami berikut sudah digunakan oleh nenek moyang kita pada zaman dulu sebelum maraknya menggunakan antiseptik dalam penanganan pertama pada luka. Dari dulu hingga kini bahan-bahan alami dibawah ini sangat diyakini dapat bekerja dengan efektif untuk menyembuhkan luka.

    1. Madu

    Madu merupakan bahan alami yang sangat sering digunakan dan dijadikan sebagai pilihan pertama sebagai bahan alami untuk pengobatan luka. Para peneliti sudah membuktika bahwa kandungan antioksidan, vitamin, asam amino dan juga mineral yang ada dalam madu mampu menyembuhkan luka dengan sangat efektif. Selain itu zat dan senyawa tersebut juga dapat membunuh bakteri dan jamur yang menginfeksi luka. Dengan begitu pemilik luka tidak perlu khawatir akan luka yang semakin parah karena tidak diberikan anti septic untuk pertolongan pertama pengobatan luka.

    2. Minyak Pohon Teh

    Banyak penelitian dilakukan untuk menguji kebenaran khasiat dan manfaat dari minyak pohon teh. Dan hasil yang diperoleh pun cukup memuaskan para peneliti yang menyatakan bahwa minya pohon tek sangat efisien dan efektif digunakan untuk menyembuhkan luka. Tidak hanya itu para peneliti juga menyatakan minyak pohon teh akan mengurangi peradangan dengan sangat baik. Lakukan pengobatan ini secara rutin dan teratur agar luka dapat dengan mudah mengering dan cepat sembuh serta bekas luka tertutupi dengan sempurna dengan lapisan kulit yang baru.

    3. Minyak Lavender

    Minyak lavender memiliki aroma khas yang cukup wangi dan segar dihirup. Selain dapat digunakan untuk mengusir nyamuk, minyak lavender juga dapat digunakan sebagai bahan alami untuk pengobatan luka. Banyak masyarakat yang sudah meyakini bahwa minyak lavender sangat efektif digunakan untuk mempercepat proses penyembuhan luka. Penderita luka dapat mengoleskannya dengan rutin untuk mempercepat proses penyembuhan.

    4. Jahe

    Jahe sangat diyakini mampu mengatasi permasalahan kesehatan dalam tubuh manusia. Senyawa-senyawa dan zat baik yang terkandung dalam jahe memiliki khasiat dan manfaat yang sangat baik untuk tubuh. Jahe sangat diyaniki masyarakat dalam menangani masalah angin seperti kedinginan dan masuk angin karena sifatnya yang sangat hangat ketika dijadikan sebagai minuman. Selain itu jahe juga dapat dengan efektif membantu proses pengobatan luka baik itu luka ringan ataupun luka yang cukup berat. Cara pengobatan nya pun terbilang cukup mudah hanya dengan memarut atau menghaluskan jahe kemudian balurkan jahe yang sudah dihancurkan kepada luka kemudian tutup atau bungkus luka dengan menggunakan perban. Jahe akan dengan mudah mengatasi peradangan sehingga akan membuat luka cepat mengering dan sembuh.

    Ketika seseorang mengalami luka dengan segera harus dilakukan penanganan pengobatan luka agar luka yang terbuka tidak mengalami infeksi karena kuman dan bakteri. Hindari menekan dan menutupi luka dengan sangat rapat agar luka cepat kering dan sembuh. Ganti perban atau penutup luka secara rutin agar luka tidak memiliki infeksi lain akibat penggunaan penutup yang tidak pernah diganti. Meskipun tidak memiliki obat anti septic di tempat seseorang mendapatkan luka, tidak ada alasan untuk tidak menanganinya dengan baik. Kita dapat dengan mudah menemukan bahan-bahan alami yang dapat digunakan untuk menyembuhkan luka dan mengatasi peradangan pada luka.